Pertimbangan penyatuan zona waktu didasarkan pada pertimbangan kondisi geografis, politik, sosial budaya, ekonomi, pertahanan keamanan, dan agama. Selain itu penyatuan zona waktu memiliki pengaruh positif pada pemerintahan, industri penerbangan, industri media, dan daya saing nasional juga terhadap industri telekomunikasi.
Info menarik lainnya neh, kalau seandainya sudah pada satu zona waktu, Indonesia bisa berhemat Listrik 1,6 Triliun pertahun, wou sangat berdampak untuk kemajuan bangsa.
Seperti diketahui, saat ini Indonesia mengunakan tiga zona waktu terbaru, yaitu GMT +7 untuk waktu Indonesia bagian barat, GMT +8 untuk Indonesia bagian tengah dan GMT +9 untuk Indonesia bagian timur. Dengan penyatuan zona waktu ini Indonesia akan disatukan menjadi GMT +8 dan akan berlaku tanggal 28 oktober 2012.
Nah, Untuk Indonesia bagian barat harus memulai disiplin waktu ulang, tapi enak loh, waktu pulang siang dan bisa bobo siang pula dan begitu juga Indonesia bagian timur masuk agak siang jam 9, waktu bobo siang hilang dan untuk Indonesia bagian tengah, waktu masuk kerja tidak berubah dan tetap bisa tidur siang, namun, demikian waktu WITA telah menjadi patokan waktu nusantara.
PNS bagian Timur akan bernasip sial, waktu bobo siang sudah tidak ada lagi, namun yang terpenting semoga Indonesia bisa lebih maju dan korupsi lenyap :D